Category Archives: Dari Toko +H

Sang KIAI – Bukan Review Film

Berikut yang akan saya hadirkan adalah beberapa kisah tentang ulah “usil” beberapa kiai. Kisah-kisah ini saya copas langsung dari kultwit Mas @Stakof.

Sang-Kiai

Continue reading →

Advertisements

Syair Mahasiswa Menjambret

oleh: Emha Ainun Nadjib (1993, dalam Sesobek Buku Harian Indonesia)

Sebab tergoda oleh betapa seru berita di koran serta oleh pengujian para tetangga, bertanyalah aku kepada penyairku, “Akir-akhir ini orang makin ribut tentang pelajaran dan mahasiswa kriminal. Aku bertanya benarkah puisimu tak membutuhkan tema semacam itu, atau tidakkah soal-soal seperti itu memerlukan puisi?”

“Aku tak paham apa yang aneh”, berkata penyairku, “Kalau mahasiswa mulai sanggup menjambret, kalau pelajar sudah berani mencuri odol, dan sikat gigi, kalau para calon pemimpin bangsa telah memiliki nyali untuk mencopet jam tangan dan mengutil sepatu: tak kumengerti apa yang perlu diherankan?”

Continue reading →

Layla-Majnun: Piring Pecah

Keluarga Layla mengadakan jamuan makan untuk para tetangganya, dan Layla mendapat tugas untuk menyajikan makanan kepada para tamu yang mengantri dengan sudah membawa piring masing-masing. Mengetahui hal ini, tentu saja Majnun langsung bergabung dalam antrian. Tujuan utama Majnun bukanlah untuk memperoleh jamuan makanan seperti tamu lain, melainkan hanya ingin berhadapan langsung dengan pujaan hatinya, Layla. Setiap satu orang berkurang dalam antrian, maka semakin dekatlah jarak antara Majnun dengan Layla. Semakin dekat, debar hati Majnun semakin hebat.

Namun apa yang terjadi? Saat tiba giliran Majnun, bukannya mengisi piring yang dibawa Majnun dengan makanan, Layla justru langsung menyerobot piringnya dan membanting memecahkan piringnya. Melihat kejadian tersebut, keluarga Layla sangat gembira, tentu saja karena mereka tidak setuju dengan hubungan antara Layla dan Majnun. Mereka pikir, pasti Layla sudah membenci Majnun yang menurut banyak orang sudah gila.

Benar saja, dipermalukan di depan umum seperti itu Majnun justru malah tersenyum senang, mukanya berseri-seri. Orang-orang bingung melihatnya, karena mereka tidak tahu apa sebenarnya maksud Layla memecahkan piring Majnun. Hanya Majnun yang tahu kalau Layla melakukannya dengan maksud agar Majnun bisa mengulang mengantri dan selanjutnya tentu akan bertatap muka kembali dengannya.

Kekasih adalah yang memahami bagaimanapun dirimu…

“Majnuuuunn…,majnun!”

For Me to Consider – Sebuah Renungan

Terlalu banyak hal baru di dunia ini.

Beberapa, atau mungkin banyak dari hal-hal tersebut akan benar-benar membuat seseorang menjadi bingung, seolah-olah ia salah, saat sejatinya berada dalam posisi yang benar. Atau, bisa jadi ia memang sedang berada di posisi yang salah.

Di sisi lain seseorang akan merasa benar saat mungkin ia ada dalam keadaan sebaliknya.

Maka di sinilah pedoman hidup akan memainkan peran. Dari pedoman itulah ia akan mepersepsikan posisi diri, benarkah ia atau sebaliknya.

Penentuan pedoman tentunya sangat signifikan terhadap keputusan yang diambil, baik dalam mengambil sebuah tindakan atau mempersepsikan suatu hal.
Continue reading →

Assik!

Gila menurut saya, judulnya meluncur begitu saja, Assik! Memang dalam menulis, saya terlebih dulu memerlukan judul sebagai trigger, walaupun isi memang yang utama. Asik, kata yang entah kenapa belakangan ini sering saya ucapkan; di statusfacebook dan komentar-komentarnya, tweet-ku di twitter, saat nemu ide, sampai pun saat ngadepin soal UTS yang bikin pusing. Yah, itu saya bawa sebagai pengantar, biar asik aja. Yang jelas tulisan ini asik.

Untung saja saya mendengar kabar tentang bom di Cirebon, kota kelahiran saya. Kalau tidak, pasti gak bakal mood ngerjain soal-soal ujian, tak tau mengapa yang jelas Cirebon sudah lekat sekali dengan saya. Ah, teroris itu, ngapain main bom-boman lagi di negeri ini? Apalagi di Caruban Nagari, geram betul saya dibuatnya. Secara tak langsung, semenjak kuliah, saya belajar tentang terorisme; latar belakang, pendapat guru, tulisan tokoh, obrolan teman, pengalaman orang, sedikit-sedikit sudah tercicil. Ya, secara tak sengaja tadi.
Continue reading →

ALLAHU AKBAR

Allahu Akbar!

Pekik kalian menghalilintar

Membuat makhluk-makhluk kecil tergetar

Allahu Akbar!

Allah Maha Besar

Urat-urat leher kalian membesar

Meneriakkan Allahu Akbar

Dan dengan semangat jihad

Nafsu kebencian kalian membakar

Apa saja yang kalian anggap mungkar

Allahu Akbar, Allah Maha Besar!

Seandainya 5 milyar manusia

Penghuni bumi sebesar debu ini

Sesat semua atau saleh semua

Tak sedikit pun mempengaruhi

KebesaranNya

Melihat keganasan kalian aku yakin

Kalian belum pernah bertemu Ar-Rahman

Yang kasih sayangNya meliputi segalanya

Bagaimana kau begitu berani mengatasnamakanNya

Ketika dengan pongah kau melibas mereka

Yang sedang mencari jalan menujuNya?

Mengapa kalau mereka

Memang pantas masuk neraka

Tidak kalian biarkan Tuhan mereka

Yang menyiksa mereka

Kapan kalian mendapat mandat

Wewenang dariNya untuk menyiksa dan melaknat?

Allahu Akbar!

Syirik adalah dosa paling besar

Dan syirik yang paling akbar

Adalah mensekutukanNya

Dengan mempertuhankan diri sendiri

Dengan memutlakkan kebenaran sendiri.

Laa ilaaha illaLlah!

*KH. Musthofa Bisri, 2005

Hakikat Cinta

أحـبـك حـبـاً لـو تـحبين مـثـلــــــــــــه أصـابـك من وجـــدي عـلـى جـنـونــي

Aku sungguh mencintaimu dengan cinta yang jika kau merasakan cinta ini niscaya kau akan gila karenanya

أحـبـك كالـبـدر الـذي فـاض نـــــوره على فـيـح جـنـات و خـضـر تـــــلال

aku mencintaimu laksana bulan yang cahayanya menerangi taman nan luas dan bukit nan hijau..

أحـبـك حـتـى كـأن الـهـــــــــــــــــــــوى تـجـمـع و ارتـاح في أضـلــــــعـي

aku mencintaimu.. seakan-akan rasa cinta berkumpul dan merasakan ketenangan di tulang rusukku,,,

فـلـو كـان لي قـلـبـان عـشـت بـواحــد و أبـقـيـت قـلـبـاً في هـواك يـعـذب

kalaulah ku memiliki dua hati.. aku kan hidup dengan satu hati.. dan aku sisakan satu hatinya tertawan dengan mencintaimu..

سـحرتـني حبـيـبتي بـسواد عيونـهـــا إنـمـا السـحـر في سـواد الـعـيـــــــــــون

cintaku kau menyihirku dengan hitam matamu.. sesungguhnya sihir itu ada pada hitamnya mata..

نقل فؤادك حيث شئت من الهــــــــــوى ما الــحـب إلا لـلـحـبـيــــــــــب الأول

palingkanlah hatimu kepada siapa saja yang kau cinta.. tidaklah cinta kecuali kembali kepada cinta yang pertama..

janganlah kau berdusta atas nama cinta.. lalu kau lampiaskan cinta dengan syahwatmu.. jagalah hati dengan cinta Nya.. karena betapapun kita memalingkan hati, hanya kepada Nya lah kita kembali.. dan hanya Ia lah cinta Nya abadi..

kecantikan yang mempesonamu.. apalah artinya jika hanya menyesatkanmu.. jangan tertipu dengan bisik godaannya.. betapa banyak orang yang mengaku patah hati.. padahal cinta belum lah halal baginya.. lalu merenunglah ia dan menangisinya.. sudikah ia menangisi maksiatnya karena enggan menjauh darinya??

sesungguhnya cinta hakiki membawa kepada kebahagiaan abadi.. raihlah cinta yang berpahala.. cinta yang suci di atas perjanjian yang kuat.. Ia menggambarkannya sebagai “mitsaqon gholidzho”

“…Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” (An-Nisa: 21)